Sebuah tulisan yang awalnya tidak ingin saya publikasikan karena tidak seru bila dilakukan secara tak langsung. Kokology, yang pertama saya kenal sekitar 5 tahun silam, adalah sebuah ilmu dari Jepang. Dalam bahasa lokal, kokology berarti pikiran atau jiwa. Buku tentang Kokology pertama dibikin oleh seorang profesor (yup, profesor! Ini jelas mendukung bahwa Kokology ngaa main-main) di Universitas Rissho dan Waseda di Jepang. Beliau juga adalah seorang penulis buku-buku best-seller tentang psikologi.
Jadi, apa itu kokology? Pada dasarnya ini adalah sebuah permainan, bukan permainan biasa tentunya. Permainan yang dimaksud adalah permainan psikologi dan hipotesis yang didesain untuk mengetahui kecenderungan sesorang dalam berbagai hal dalam hidupnya. Mulai dari keluarga, cinta, pekerjaan, dan bahkan seks. Dari pertanyaan yang simpel, unik dan terkadang nyentrik, ternyata bisa menyibak begitu banyak hal yang menarik untuk disimak. Yang jelas, kunci dari permainan ini adalah kepolosan dari jawaban seseorang. Semakin jujur jawaban sesorang akan pertanyaan yang diberikan, semakin besar kebenaran yang tersingkap. Dan jelas amat tidak seru, bila seseorang mengetahui apa yang ada di balik pertanyaan kokology ebelum menjawabnya sendiri. Itulah mengapa saya mulai menulis etntang kokology agar seorang teman saya yang baru saja saya beritahukan tentang hal ini ternyata menyebarluaskannya tanpa melestarikan esensi dari kokology itu sendiri dengan serta merta memberikan jawabannya. (ehem! Tolong perhatiannya buat oknum yang merasa bertanggung jawab!)) Mau tahu lebih banyak? Saya akan memberikan beberapa contoh pertanyaan dalam kokology dalam tulisan saya berikutnya, tanpa jawaban yang bisa langsung terlihat, jelas. See you around!
I’m waiting for it!